skip to Main Content

PAC IPNU IIPNU Babakan Ciparay lakukan Gerakan Pelajar Peduli Masyarakat

Bandung, Media Cemter NU Kota Bandung
Selama pandemi Covid 19 ini berlangsung, banyak masyarakat yang terdampak akibat dari wabah covid 19 ini, baik kesehatan,pendidikan,sampai pada perekonomian. Terlebih pemerintah saat ini memberlakukan PPKM darurat Jawa-Bali dari tanggal 03-20 Juli 2021,membuat masyarakat Indonesia mengalami penurunan ekonomi terutama bagi beberapa masyarakat yang terkonfirmasi positif covid 19 dan diharuskan isolasi mandiri hal ini membuat mereka khawatir terhadap pemenuhan ekonomi mereka sehari-hari selama isoman.

Untuk itu, PAC IPNU IPPNU Kec. Bababakan Ciparay berinisiatif untuk membantu masyarakat melalui “Pelajar Peduli Masyarakat” yang terdampak wabah Covid-19,  terutama bagi masyarakat yang harus isolasi mandiri selama PPKM berlangsung.

Ketua PAC IPPNU Kec. Babakan Ciparay Amanda Amalia menyampaikan, latar belakang diadakannya open donasi ini berawal dari keluarganya yang sedang isolasi mandiri dan pada saat itulah kurang nya perhatian dari masyarakat sekitar.

“Open donasi ini berawal dari fenomena keluarga kami sendiri. Dimana melakukan isolasi Mandiri walaupun hasil swabnya negatif. Dan pada saat covid sedang tinggi. Otomatis masyarakat setempat yang tadinya sering ke rumah untuk silaturahmi pun tidak ada. Karena, faham sekali untuk menjaga agar covid tidak terjangkit pada individu masing – masing.”Ujar Amanda.

Lebih lanjut amanda Amanda menyampaikan jika dibiarkan seperti itu oleh masyarakat maka kondisi ini sangat memprihatinkan bagi sebagian orang yang sedang isoman.

 “Saya berfikir, kalau begini terus. Memprihatinkan sekali jika dibiarkan. Terlebih bagi masyarakat yang sedang isoman ,Apalagi ditambah PPKM ini mereka sangat membutuhkan sekali bantuan kita.”Sambungnya.

Amanda pun berharap,tujuan diadakannya open donasi ini dapat meringankan sedikit beban masyarakat yang sedang isolasi mandiri di sekitaran kec. Babakan Ciparay.

“Tujuan dari kegiatan open donasi yang kami buat adalah untuk meringankan sedikit beban masyarakat yang sedang isolasi mandiri dan yang terdampak PPKM ini. Khususnya masyarakat di kecamatan babakan Ciparay.”Tegas Amanda

Kemudian, Setelah adanya perbincangan dari ketua IPNU yaitu Septian dan Ketua IPPNU Amalia Amanda,  disampaikan bahwa Sistem dari donasi ini ialah mengumpulkan setiap donasi dari berbagai media online agar meminimalisir sentuhan fisik antara orang yang akan berdonasi dan orang yang menerima donasi.

“Sistemnya kita mengumpulkan donasi dari berbagai kalangan lewat online (tujuannya untuk meminimalisir adanya sentuhan fisik) seperti transfer ke m-banking, dana,dan ovo, bagi yang berkenan untuk donasi. Setelah donasi terkumpul Kami akan bagikan donasi tersebut kepada masyarakat yang sedang isoman dan yang terdampak PPKM. Khusus di kecamatan kami,” Sambung Amanda ketika diwawancari melalui WA.

Selain itu, Amanda menyampaikan. Bahwa jika jumlah donasi ini lebih dari target akan disalurkan untuk membeli disinfektan dan akan dijalankan oleh pelajar IPNU IPPNU Babakan Ciparay sebagai bentuk kepekaan pelajar terhadap masyarakat sekitar.

“Kami juga berencana jika uang donasi ini lebih dari target yang dicapai. Kami, akan menyalurkan kader untuk membeli disinfektan. Dimana kami ingin pelajar tidak hanya bergelut di bidang akademisi saja, tetapi juga kepekaannya terhadap masyarakat.Tujuan disinfektan itu akan dilakukan dengan kegiatan penyemprotan oleh PAC IPNU IPPNU Babakan Ciparay  ke sekitar kecamatan kami khusus nya.”Tandasnya.

Pewarta : Latipatunnisa
Editor : Siti Fatonah

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top