skip to Main Content

Ketua PWNU Jabar: Dakwah itu Harus Kreatif

Bandung, Media Center NU Kota Bandung. KH. Hasan Nuri Hidayatullah yang juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Ashiddiqiyah Karawang dan juga Ketua PWNU Jawa Barat, memberikan resep dakwah di zaman yang serba praktis ini, hal itu disampaikan saat pelaksanaan Acara Webinar “Sinau Bersama Kyai” yang diselenggarakan oleh PMII UNINUS Kota Bandung dengan mengambil tema pembahasan Ählusunnah wal jamaáh dan Indonesia Masa Kini, dan dihadiri oleh Kader PMII Se-Kota Bandung, Jumát (23/04/2021).

Bahwa penafsiran atas syariat itu mesti bisa fleksibel dengan setiap perubahan zaman, kehadiran ijma dan qiyas dalam tubuh Nahdlatul ulama merupakan ikhtiar dari para alim ulama untuk kemudian dapat menjawab segala persoalan atau tantangan zaman
“Pada zaman ini untuk memberikan pedoman kepada masyarakat para alim ulama NU senantiasa melakukan perkumpulan para alim ulama, melakukan batsul masail untuk memberikan jawaban atas persoalan yang ada”. Ujar Kyai yang akrab disapa Gus Hasan.
Penerapan syariat juga kondisional, disesuaikan dengan kondisi objektif sekitar.
“penerapan syariat misalnya, sekarang banyak yang jumátan di kantor-kantor dan di pabrik-pabrik karena dibangun mushola di sekitar situ, Hal semacam itu mungkin yang sifatnya aqli ada, karena sudah tidak turun lagi wahyu, sudah tidak ada lagi sabda-sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, sehingga diperlukan pembaharuan-pembaharuan, nah pembaharuan itu yang namanya aqli dan naqli itu isinya ya itu.” ujar beliau
Begitu pun dengan dakwah, dalam penyapaian substansi pesan dari dakwah itu mesti dilakukan dengan strategi, apalagi di zaman yang serba praktis ini.
“penyampaikan dakwah itu tidak hanya dengan lisan saja, sekarang pakai jari juga sudah bisa.”
Di zaman yang modern ini penggunaan teknologi menjadi kebutuhan primordial masyarakat, maka penyampaian pesan dakwah itu dapat dilakukan dengan teknologi
“Tugas kita sekarang adalah dakwah dengan se-kreatif mungkin, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, pesan dakwah bisa tersebar dengan cepat”.
Gus Hasan berharap kaum muda saat ini dapat menggunakan teknologi dengan bijaksana, sehingga penggunaan kreatifitas itu bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.

Pewarta: Krisna

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top