skip to Main Content

Keripik Singkong: Jangan Mudah Menyalahkan Cara Beribadah Orang Lain

BANDUNG, (www.nukotabandung.or.id) – Beragamnya tata cara beribadah di dalam islam, seringkali menimbulkan perselisihan paham. Namun bagi pemuda NU, hal tersebut tidak lantas membuat kita boleh menyalahkan cara beribadah orang lain. Selama memiliki dasar masing-masing, maka biasakan saling menghargai.

Hal tersebut disampaikan oleh KH. Wahyu Afif Al Ghofiqi dalam Majlis Ta’lim “Kripik Singkong” yang diselenggarakan oleh pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bandung, Minggu (3/2) siang.

“Bagi kita, cara ibadah NU yang paling benar seperti yang Rosulullah contohkan. Tapi bukan berarti boleh menyalahkan cara  ibadah orang lain. Belajar dulu. Bisa jadi kamu yang belum tahu dasarnya,” ujar Sekretaris NU Kota Bandung itu.

Kyai Mako (Sapaan akrab KH. Wahyu Afif Al Ghofiqi) dalam kesempatan itu juga menyampaikan tentang jasa NU bagi Indonesia dan dunia Islam secara internasional. “NU ikut berjuang dalam kemerdekaan, dan menjaganya sampai sekarang. Juga berjasa mencegah penghancuran makan Nabi Muhammad SAW oleh kaum wahabi,” tegas Kyai Mako.

Untuk itu, Pimpinan Pon Pes Al Afifiyah Bandung ini mengajak, agar generasi Muda NU Kota Bandung senantiasa mencintai para ulama sebagai penerus para nabi, dengan menggelorakan sholawat, meramaikan majlis ta’lim, dan ikut menyebarkan islam yang rahmatan lil alamin.

Majlis Ta’lim Keripik Singkong adalah kajian agama dua mingguan yang diselenggarakan oleh pemuda dan pemudi NU Kota Bandung, di Aula Sekretariat NU Kota Bandung, Jalan Sancang no 8 Kota Bandung. Dalam acara yang selalu dihadiri ratusan generasi muda NU itu, dilaksanakan pembacaan sholawat, tahlil, dan mauidhoh hasanah sebagai penutup. (BP)

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top