skip to Main Content

Kamu lagi Insecure? Cek tips berikut!

Bandung, Media Center NU Kota Bandung. Siapakah diantara sobat NU Kota Bandung, yang selalu merasa tidak percaya diri dan suka membandingkan diri sendiri dengan orang?. Adakalanya memang, anak muda itu merasakan rasa takut yang berlebihan saat memulai sesuatu. Tak jarang beberapa diantara mereka ada yang merasa minder dengan kemampuan yang dimiliki oleh dirinya, tidak jarang jua membandingka  dirinya sendiri dengan orang lain. Padahal, tanpa disadari setiap orang itu memiliki potensinya masing-masing. Bahkan mungkin saja memiliki kemampuan yang jauh lebih baik dengan seseorang yang dibandingkannya.

Namun sobat NU Kota Bandung, rasa takut yang ada itu bukan untuk dihindari. Seperti yang dikatan oleh Siti Fatonah dalam Podcast Teras Santri  Menyebutkan bahwa “Setiap manusia pasti memiliki rasa ketakutan untuk memulai sesuatu,namun perasaan takut itu perlu dihadapi bukan dihindari.”

Dalam podcast tersebutpun, sekretaris PW IPPNU Jabar ini membagikan tips untuk move on dari perasaan insecure. Nah apa sajakah sobat NU Kota Bandung? Mari kita simak!

Mencintai Diri Sendiri (Self Love)
Pertama, Siti membagikan tips agar bisa move on dari insecure dengan memahai diri kemudian mencintai diri sendiri. Dalam prosesnya, mencintai diri sendiri bukan hanya sebuah narasi atau slogan saja. Akan tetapi masing-masing dari kita, perlu tahu apa yang diinginkan atau dibutuhkan oleh diri kita. Kemudian, belajar untuk menerima kelebihan serta kekurangan yang dimiliki dan lebih mengenal diri sendiri. “Jika bukan kita yang mencintai diri sendiri, mau siapa?”.

Setelah mengetahui apa yang diperlukan oleh diri sendiri, kita akan lebih percaya diri dengan apa kemampuan yang dimiliki sehingga bisa meminimalisir perasan insecure. Selain itu, ucapkan terimakasih pada diri sendiri untuk mengapresisasi pencapaian yang telah dicapai.

Stop membandingkan diri sendiri
Hal selanjutnya yang perlu dilakukaan untuk bisa move dari perasaan insecure adalah berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain, menurut Siti. Setiap orang itu unik, mereka memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang sudah diberikan oleh Tuhan. Iapun mengajar teman-teman remaja untuk meningkatkan potensi yang dimili, ketimbang terus menerus tenggelam dengan membandungkan diri sendiri.

Bangun Support System
Berubah menjadi pribadi yang tidak insecure-an memang tidak semudah menyebutkannya saja “move on move on” akan tetapi lebih dari itu ada proses panjang dan pembelajaran yang harus dilakukan oleh seseorang. Ada kalanya, kita akan menemukan seseorang yang dengan mudah mengkritik dan membuat kita tidak percaya diri sehingga perasaan dan pengalaman insecure tersebut hadir kembali. Namun, kita bisa meminimalisir perasaan tersebut dengan bantuan orang-orang disekitar yang terus memberikan energi positifnya pada kita. Dengan miliki support system yang baik, mereka itu bisa dijadikan alarm ketika kita merasa patah dan butuh semangat kembali.

Sebarkan energi positif ke sekitar
Energi untuk sama-sama move on dari perasaan insecure perlu disebarkan kepada lingkungan sekitar, tumbuh dan sembuh dari perasaan tersebut bukan persoalan yang mudah. Maka dengan saling memberi energi positif diharapkan bisa menjadi alasan dan alarm untuk saling mengingatkan bisa berubah menjadi pribaadi yang lebih baik lagi. Selain itu, dalam menutup pebincangannya di Podcast. Siti mengingatkan untuk menjaga jari kita di sosial media agar tidak melakukan cyber bulliying sehingga oranglain bisa menjadi inscure dan merasa tidak percaya diri lagi. Selain itu, diapun mengajak untuk saling menguatkan dan memberi semangat kepada pelajar satu sama laian agar bisa move one dari perasaan inscure.

Pewarta: Latifatunnisa

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top